Category: Telkom

Ayo Berlari

This morning, “Ayo Berlari” at GBK Senayan gathered Telkom Connect, Telkom Runner, Witel Jakarta Centrum, and an inspiring turnout that included the CEO, the Director of Digital IT, and the Director of Legal & Compliance of Telkom Group.

I opened the event in my role as Advisor to Telkom Connect, our volunteer alliance that strengthens collaborative engagement across the Group and with other SOEs. In my remarks, I underlined that in the midst of major and urgent challenges, we must continue to cultivate readiness, commitment, enthusiasm, and collaboration as we carry the nation’s transformation agenda and the company’s responsibilities forward.

As part of Earth Mission 2025: Mangrove Chapter, every kilometre run will translate into one mangrove seedling—up to 300 seedlings to be planted on 29 November 2025.

This activity extends Telkom Connect’s ongoing employee voluntrip initiatives throughout 2025, including Daging Qurban untuk Negeri, seagrass planting, turtle release, and coastal pandan planting—clear proof of our resolve to contribute meaningfully to society and the environment.

Danantara BSE

Today I visited Mr Arief Hamdani, Director of the Leadership Program at the BUMN School of Excellence, Danantara. As the Advisor and Chair of the IEEE Indonesia S&S SIGHT, we discussed the IEEE framework for cultivating strategic leadership founded on technological capability and the orchestration of humanit program.

CXO Team

As expected, I have been reassigned from Vice President of Synergy under Strategic Portfolio Directorate, to Senior Principal Expert of Synergy within the CXO Office, effective yesterday. Today marks my first official meeting with the CXO, Dr M. Awaluddin, a distinguished authority on the quintuple-helix approach of technology-based strategic management.

My Last SBDP Meeting

The reorganisation of the SBDP Directorate is scheduled for today. I haven’t received the definitive information; but I suppose this is the last SBDP meeting I attended.
(I have no idea why there was an August 26 mark on the screen. But obviously today is September 1.)

After the meeting:

Tribun Jabar

TRIBUNJABAR.ID – Surabaya, Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terintegrasi dalam ekosistem kewirausahaan yang inovatif dan berdaya saing terus didorong melalui berbagai program pemerintah. Dalam upaya ini, UMKM memainkan peran aktif dan strategis dalam menciptakan lapangan kerja produktif, mendukung transformasi industri nasional, serta mewujudkan kedaulatan pangan dan energi.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Kementerian BUMN bersama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkolaborasi dengan BUMN lainnya, melalui salah satu platform digitalnya, PaDi UMKM, kembali menyelenggarakan PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025 yang digelar di Pakuwon Mall Surabaya, pada Jumat (1/8), sebagai bagian dari bentuk komitmen dalam memperkuat peran UMKM di tingkat nasional.

Peresmian pembukaan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf dan Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting, didampingi Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional Destry Anna Sari, Kepala Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia Nita Anastuty, VP Synergy Telkom Kuncoro Wastuwibowo, CEO PaDi UMKM Jimmy Karisma, SVP Procurement PT Pertamina (Persero) Hery Murahmanta, dan Regional CEO VIII/Jawa 3 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Hendra Wahyudi.

Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf menyampaikan bahwa kegiatan PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025 menjadi wadah strategis untuk memperluas jaringan dalam upaya mendukung UMKM Go Digital dan Go Global.

Kementerian BUMN memiliki salah satu fokus utama yaitu penguatan UMKM. Penguatan untuk UMKM melalui platform PaDi UMKM dilakukan melalui berbagai aspek seperti akses pembiayaan dan pelatihan serta pendampingan untuk mendorong UMKM lebih maju. Diharapkan, UMKM ke depan dapat masuk ke dalam pengadaan pemerintah dan rantai pasok BUMN, melakukan substitusi terhadap produk impor, bahkan menembus pasar global, yang pada akhirnya dapat berkontribusi lebih signifikan terhadap perekonomian Indonesia.

Radar Surabaya

RADAR SURABAYA BISNIS – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus berperan aktif dalam memajukan UMKM melalui berbagai inisiatif, seperti pelatihan digital, akses pasar yang lebih luas, dan penyediaan solusi teknologi. Beberapa program dan layanan Telkom untuk UMKM di antaranya PaDi UMKM, yaitu sebuah platform marketplace B2B yang dirancang untuk mempertemukan UMKM dengan BUMN dan perusahaan swasta, menyediakan akses pasar yang lebih luas.

Telkom juga menyelenggarakan pelatihan untuk memberdayakan UMKM dengan teknologi digital, seperti pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas. BUMN telekomunikasi ini juga memiliki Telkom Craft Indonesia, yaitu pameran yang menampilkan produk-produk UMKM terpilih, terutama dalam kategori kerajinan, fashion, dan makanan. Ada pula program lain seperti Rumah BUMN Telkom hingga Sobat UMKM.

VP Synergy Telkom Kuncoro Wastuwibowo mengatakan, pihaknya terus memperkuat sinergi dengan BUMN lainnya untuk membangun ekosistem digital yang mendorong pertumbuhan UMKM. Saat ini, digitalisasi UMKM menjadi salah satu fokus Telkom dalam menciptakan ekosistem yang berdaya saing, termasuk dengan mendorong pemanfaatan teknologi AI.

“Kami ingin UMKM kita tidak hanya berkembang, tapi mengembangkan diri dengan pemanfaatan teknologi digital, seperti AI,” ungkap Kuncoro di sela PaDi UMKM Hybrid Expo Conference 2025 di Pakuwon Mall Surabaya, Jumat (1/8/2025). Ia menjelaskan, dengan teknologi AI maka rantai pasok (supply chain) UMKM bisa lebih efisien, mulai dari sisi pembayaran hingga penjualan. “Mereka juga bisa mendapatkan bahan baku berkualitas, akses ke pasar yang tepat, dan harga produk yang sesuai nilai,” sambungnya.

Saat ini, terdapat sekitar 600 ribu UMKM yang telah didampingi Telkom. Khusus untuk platform PaDi UMKM, tercatat sekitar 200 ribu UMKM telah bergabung. Namun, Kuncoro menjelaskan, untuk segmentasi PaDi UMKM, Telkom menerapkan seleksi ketat agar UMKM yang bergabung benar-benar siap melayani pasar B2B dengan kualitas produk yang mumpuni.